Candi Prambanan Dibangun Dalam Semalam?
Menarik bahwa hingga
kini masih menjadi misteri bagaimana Candi Prambanan ini dibangun. Tidak
ada catatan resmi tentang pembangunan Candi Prambanan. Kita lebih hafal
cerita legenda bahwa Candi Prambanan ini dibangun dalam waktu satu
malam oleh Bandung Bondowoso dengan bantuan para jin. Usaha Bandung
Bondowoso untuk membangun 1000 candi sebagai syarat dari Loro Jonggrang
untuk menikahinya ini gagal karena Loro Jonggrang meminta para gadis
untuk menumbuk alu sehingga ayam jantan berkokok dan para jin kabur
ketakutan mengira hari telah pagi. Bandung Bondowoso yang marah lalu
mengutuk Loro Jonggrang untuk menjadi candi yang keseribu. Sementara 999
candi lainnya kini dikenal sebagai Candi Sewu (sewu = seribu).
Dari sisi sejarah,
Candi Prambanan dibangun antara abad ke-8 dan 10 sebagai tanda
kembalinya kejayaan Dinasti Sanjaya setelah selama seabad Dinasti
Syailendra yang berkuasa. Maka ada yang menafsirkan bahwa legenda Loro
Jonggrang ini mewakilkan peristiwa sejarah perebutan kekuasaan antara
Dinasti Syailendra dan Dinasti Sanjaya. Ratu Boko ditafsirkan sebagai Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra, Rakai Pikatan sebagai Bandung Bondowoso dan Pramodhawardhani putri Samaratungga sekaligus istri Rakai Pikatan sebagai Loro Jonggrang. Saat
itu terjadi pertempuran antara Balaputradewa melawan Pramodhawardhani
yang dibantu Rakai Pikatan. Akhirnya Rakai Pikatan memenangkan
pertempuran itu dan berakhirlah kekuasaan Dinasti Syailendra. Pada masa
kejayaannya, Candi Prambanan digunakan sebagai tempat para raja berdoa.
Candi Prambanan ditemukan kembali oleh C.A.
Lons pada tahun 1733. Saat itu keadaannya sungguh mengenaskan,
bangunannya telah banyak yang runtuh dan tertutup semak belukar. Lalu
pada tahun 1885 Jr. JW Yzerman, Dr Groneman dan Th Van Erp mencoba
mengumpulkan bagian-bagian candi. Usaha pemugaran candi terus
berlanjut hingga akhirnya selesai pada tahun 1982. Candi Prambanan
memiliki tiga buah candi utama, yaitu Candi Siwa, Candi Brahma, dan
Candi Wisnu sebagai lambang Trimurti dalam agama Hindu.
Candi Siwa
Adalah candi terbesar
di kompleks Candi Prambanan ini. Bilik utamanya diisi oleh Arca Dewa
Siwa atau Mahadewa. Bagian tepi Candi Siwa dibatasi dengan pagar langkan
yang dihiasi dengan relief kisah +faraby al33 yang dapat kita nikmati bila kita ber-pradaksina,
yaitu berjalan mengelilingi candi dengan pusat candi berada di sebelah
kanan kita. Bilik candi induk yang menghadap ke utara berisi arca Durga,
istri Dewa Siwa. Namun, masyarakat juga mengenal arca ini sebagai arca
Loro Jonggrang.
Candi Wisnu
Pada candi ini
terdapat arca Dewa Wisnu. Pada dindingnya terdapat relief yang berkisah
tentang Kresnadipayana yang menggambarkan kisah masa kecil Batara Kresna
sebagai penjelmaan Dewa Wisnu dalam membasmi angkara murka yang hendak
melanda dunia.
Candi Brahma
Pada candi ini terdapat arca Dewa Brahma dan pada dindingnya terdapat relief lanjutan kisah Ramayana.
Ketiga candi itu
menghadap ke timur dan masing-masing memiliki candi pendamping yang
menghadap ke barat. Candi pendamping untuk Candi Siwa adalah Nandini
(lembu betina), Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Adapun
ketiga hewan ini dikenal sebagai kendaraan Dewa Trimurti (ingat patung
Garuda Wisnu Kencana?). Selain itu juga terdapat 2 candi apit, 4 candi
kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.
Bagi Klikers
yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Candi Prambanan, kita dapat
memasuki museum yang terdapat di dekat kompleks candi. Di museum ini,
kita dapat menyaksikan tampilan audio visual yang menyajikan sejarah
penemuan candi dan juga tersimpan berbagai batu-batu candi dan berbagai
arca yang ditemukan di sekitar lokasi Prambanan.
Nah, Apakah Klikers percaya bahwa Candi Prambanan dibangun dalam waktu semalam oleh para jin? Well,
saya pribadi lebih percaya bahwa bangsa Indonesia ternyata sudah
memiliki kemampuan arsitektur yang tinggi sejak berabad lalu. UNESCO pun
telah menetapkan Candi Prambanan sebagai cagar budaya dunia sejak tahun
1991. Sebagai bangsa Indonesia, sudah sepatutnya kita bangga dan turut
menjaga kelestarian Candi Prambanan ini.